Home -   Sabtu, 19 April 2014
Propam Temukan Bukti Upeti Ditlantas Polda Metro
 
Kapolri: Penyebar Fitnah Laporkan ke Saya
 
Kampanye Menyumbang 0,1 Persen Pertumbuhan
 
Aksi Beli Dorong Emas Cetak Level Tertinggi
 
Nasdaq Menguat, Sebaliknya Dow Jones Melorot
 
Sentimen Positif Global Dorong IHSG Menguat
 
Defisit Perdagangan AS Terendah Empat Tahun
 
BI Ungkap Defisit Perdagangan 3,5 Persen
 
Kemendag Revisi Harga Referensi Daging Sapi
 
UU Minerba, Aneh Jepang Mengancam
 
ESDM: Bea Keluar Ekspor Ore Tetap Jalan
 
UU Minerba Potensi Turunkan Pemasukan Negara
 
Peringkat Kredit Jordania Turun Jadi BB-
 
Peringkat PTPN IX A-
 
Pefindo Beri Peringkat Pelindo III AA+
 
Tak Masalah Rute Merpati Diambil Garuda
Sabtu, 20 Juli 2013 10:23 WIB

Kemenpera Bangun Rusunawa Rp8,5 Miliar

INFO BISNIS--Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI mengalokasikan biaya Rp8,5 miliar per tower untuk proyek rumah susun sewa (rusunawa) di lima bandara dibawah PT Angkasa Pura (AP) I. Sesuai rencana akan dibangun 98 tower rusunawa untuk karyawan AP I ini.

"Dana tersebut dari APBN untuk Kemenpera, untuk proyek multiyear. Selanjutnya, rusunawa itu akan digunakan oleh karyawan AP I, khususnya di bidang operasi yang butuh kecepatan dan ketepatan tinggi," ujar Deputy Bidang Perumahan Formal Kemenpera Pangihutan Marpaung di di Jakarta, Kamis (18/7).

Menurutnya, kerja sama Kemenpera dengan AP I adalah proyek pertama yang dilakukan dengan BUMN nonperumahan. "Melalui pembangunan rusunawa itu, diharapkan bisa menyediakan fasilitas rumah yang layak huni untuk rakyat," kata Pangihutan.

Dirut AP I Tomy Sutomo menambahkan, pembangunan rusunawa ini juga sebagai upaya pemanfaatan tanah milik perseroan di lima lokasi kantor cabang kelolaan AP i, diantaranya Bandara Juanda (Sidoarjo); Bandara Sepinggan (Balikpapan); Bandara Sultan Hasanuddin (Maros); Bandara Ngurah Rai (Badung-Bali); dan Bandara Internasional Lombok (Lombok Tengah).

"Luas tanah yang disiapkan perseroan untuk pembangunan rusunawa ini di Bandara Juanda seluas 6000 m2; Bandara Sepinggan seluas 3.734,70 m2; Bandara Sultan Hasanuddin seluas 2.042 m2; Bandara Ngurah Rai seluas 3.000 m2; dan Bandara Internasional Lombok dengan luas 3.000 m2," jelasnya. Sesuai perjanjian, di setiap lokasi, pihak Kemenpera akan membangun rusunawa sebanyak dua tower block yang masing-masing terdiri dari tiga lantai, dengan jumlah 98 unit tipe lajang.

"Kemenpera juga akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan rusunawa dengan melibatkan pihak Angkasa Pura I, serta melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan rusunawa ini," tukas Tomy. (ISK)

 

CSR
CSR BRI Beri Dukungan Pasar Malam Jakarta

Filantropi
Sophie Paris Donasikan Rp1 Miliar untuk Pendidikan
TDL untuk Perusahaan Publik Kembali Naik
Pemerintah Bangun Iklim Investasi yang Baik
Pembangunan Proyek PLTP Terancam Gagal
Kasus Ditlantas Ujian Keseriusan Polri Tangani Pungli
Tak Masalah Rute Merpati Diambil Garuda

 
StarOne Tinggalkan CDMA ke GSM
 
Jaringan Indosat dan XL Tak Terpengaruh Banjir
 
Pelanggan Telkomsel Sudah Tembus 131,5 Juta
 
Penjualan Suzuki Ertiga Tembus 72.000 Unit
 
Datsun Pertama Kalinya Dipajang di Pameran
 
Tata Motors Kenalkan Produk Komersial Pertama
 
Google Akuisisi Waze Senilai US$1,1 Miliar
 
Tumblr Salip Facebook dan Twitter
 
Flickr Korut Bobol, Foto Kim Jong Un Dibedah Hacker
 
Raffi Ahmad Diduetkan Lagi dengan Mantan Pacar
 
Pemirsa Tempatkan Novita di Belakang Fatin
 
Rihanna Kembali Masuk Studio Rekaman
 
Copyright infobisnis.co 2012
Licence : PT INDO MEDIA TAMA
redaksi@infobisnis.co, iklan@infobisnis.co